3 Ide Bisnis yang Bisa Dijalankan di Bulan Puasa Saat Social Distancing

0 Comments

Social distancing atau jaga jarak yang diserukan oleh pemerintah adalah upaya yang sangat baik untuk memerangi dan mencegah penyebaran virus Corona. Tapi, nggak dapat dipungkiri bahwa social distancing juga memiliki dampak negatif bagi sebagian pihak, terutama mereka yang profesinya bergantung pada pendapatan harian seperti ojek online dan penjual makanan kaki lima. Turunnya jumlah pendapatan menjadi salah satu hal yang tak terelakkan seiring dengan berlangsungnya social distancing dan #stayathome.

Belum lagi, kita akan memasuki bulan Ramadan beberapa pekan mendatang. Bulan di mana selain dianjurkan untuk fokus beribadah, juga menjadi bulan paling ramai perkumpulan. Mulai dari munculnya penjual dadakan setiap jelang buka, acara bukber, sahur bersama, donasi & sedekah, dan tentu saja mudik serta halal bi halal saat Lebaran. Dengan kondisi darurat Corona seperti sekarang, bulan puasa dan Lebaran tahun ini diprediksi akan menjadi sepi. Sebab, kewajiban menjaga jarak dan #stayathome masih harus terus dilakukan beberapa bulan ke depan demi kebaikan bersama di tengah wabah virus Corona.

Namun, supaya pemasukan tetap ada dan lancar di tengah masa sulit seperti sekarang, tentu kita harus kreatif dan beradaptasi.Terutama kita yang pendapatannya bertumpu pada jualan atau berbisnis. Oleh karena itu, 3 ide bisnis berikut bisa dicoba ketika bulan puasa nanti dengan tanpa mengabaikan social distancing yang bisa berakibat membahayakan diri sendiri. Yuk simak!

 

Aneka menu takjil yang bisa dipesan-antar

 

Seperti yang kita tahu, salah satu keunikan dari bulan Ramadan adalah suasana jelang berbuka puasa. Di mana pada jam 3 – 6 sore, di pinggir jalan akan ramai orang-orang berjualan menu takjil dan menu berbuka lain. Belum ditambah dengan ramainya orang lalu lalang untuk ngabuburit. Bukan cuma keramaiannya saja yang bikin kangen, namun pilihan menu takjil yang banyak dan enak bisa dibilang hanya dapat ditemui selama bulan Ramadan. Tapi, ingat kan kalau kita harus jaga jarak dan menghindari keramaian?

Nah, bukan berarti, kita nggak bisa jualan takjil atau bahkan nggak mencicipi nikmatnya takjil selama bulan puasa di tahun ini. Cara kreatif yang bisa dilakukan apabila kamu tertarik berbisnis takjil adalah dengan mengubah cara dagangnya menjadi online plus didukung jasa pesan antar. Tapi, cara ini berlaku untuk jangkauan pemasaran yang dekat, misalnya terbatas pada orang-orang perumahan tempatmu tinggal.

Kamu dapat membuat flyer digital yang memuat aneka menu takjil yang bisa kamu buat beserta harganya. Kemudian, kirimkan flyer tersebut lewat WhatsApp atau bisa juga dicetak dan dibagikan dari rumah ke rumah (cantumkan juga nomor pemesanan dan batas waktu pemesanan). Setelah itu, kamu dapat berbelanja bahan dan membuat takjil sesuai jumlah pesanan setiap harinya. Akan lebih baik kalau kamu punya kendaraan bermotor untuk mengantar takjil pesanan dari rumah ke rumah. Supaya bisnismu makin menarik, biaya antar dapat ‘dibebankan’ dalam harga pesanan paket takjil misalnya Rp2.000 per orang (mengingat jaraknya dekat dan hanya di komplek perumahan). Jadi kamu dapat mencantumkan “Free Ongkir” pada flyer yang disebar. Tertarik coba?

 

Jual pulsa & jasa pembayaran tagihan digital dari rumah

 

Dikutip dari Kompas.com, dalam siaran persnya, PLN turut mengimbau masyarakat untuk melakukan pembayaran listrik secara online dibandingkan datang ke loket. Hal ini dilakukan sebagai upaya preventif mencegah penularan virus Corona. Pembayaran tagihan secara online seperti PLN, telepon pascabayar, PDAM, BPJS Kesehatan, multifinance, dan sejenisnya, saat ini sudah bisa dilakukan dari berbagai macam kanal, mulai dari e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, Bukalapak, e-wallet atau dompet digital seperti Link Aja, GoPay, DANA, sampai aplikasi fintech kredit digital dan pinjaman dana seperti Kredivo.

Selain aplikasi-aplikasi tersebut, tersedia juga banyak aplikasi yang kategorinya memang diperuntukkan bagi orang yang mau menjadi agen pulsa dan PPOB. Kelebihannya adalah di aplikasi ini, harga jual produk digitalnya seperti pulsa, paket data, token PLN, hingga biaya admin pembayaran tagihan, jauh lebih murah sehingga agen dapat mengambil untung lebih banyak. Nah, jika kamu tertarik berbisnis produk yang satu ini, kamu bisa memulainya dari sekarang! Penawarannya bisa dilakukan melalui grup-grup WhatsApp sampai memasang banner di rumah. Jangan lupa sediakan hand sanitizer di rumah untuk orang-orang yang beli atau bayar secara tunai.

 

Jual kurma & bisnis kue lebaran dengan kemasan menarik

 

Kurma dan kue lebaran adalah produk yang nggak ketinggalan menjadi ikon dalam bulan Ramadan. Kalau kamu punya koneksi ke supplier kurma yang bisa memberikan harga murah, jual beli kurma ditambah jasa antar bisa jadi peluang bisnis yang bagus untuk dicoba. Begitu juga dengan bisnis kue lebaran. Terutama jika kamu jago baking dan membuat dekorasi kue yang ciamik. Buat sampel minimal 3 kue untuk difoto dan ditawarkan ke kerabat, tetangga, atau teman-teman, beserta daftar harganya. Minimal H-2 minggu sebelum Lebaran, kamu bisa memulai produksinya. Meski skala kecil, tapi kalau dilakukan sepenuh hati, lumayan banget buat tambah-tambah pemasukan.

Nggak perlu bingung buat beli peralatan atau bahan-bahan pembuatan kue di tengah kondisi social distancing seperti sekarang, di mana pasar sudah sepi dan sebagian tutup. Kamu bisa mencoba mencari kebutuhan tersebut di berbagai e-commerce, yang mana pilihan produk lebih banyak, metode pembayaran variatif plus sebagian bisa kredit online jika e-commerce tersebut bermitra dengan fintech seperti Kredivo.

Butuh tambahan modal? Kredivo juga bisa kasih kamu pinjaman dana dengan bunga rendah dan opsi tenor yang panjang, lho. Pinjaman dana berlaku mulai dari 500 ribu untuk pinjaman mini dan mulai dari Rp 1 juta untuk pinjaman jumbo. Opsi tenornya tersedia mulai 30 hari, 3 bulan, dan maksimal 6 bulan, dengan suku bunga angsuran hanya 2,95% per bulan. Untuk pendaftaran dan pengajuan pinjaman, kamu dapat langsung mengunduh aplikasi Kredivo di Google Play Store atau App Store. Tapi wajib diingat: kalau mau ajukan pinjaman dana untuk tambahan modal bisnis, pastikan saat ini kamu masih memiliki pekerjaan dan pemasukan yang lancar setiap bulannya, ya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *