7 Kue Basah Khas Indonesia

0 Comments

Resep Sederhana Membuat Wingko Babat yang Empuk dan Legit

Indonesia adalah negara berdaulat di Asia Tenggara dan Oseania. Indonesia adalah negara kepulauan yang terdiri dari ribuan pulau dan memiliki 34 provinsi. Indonesia disebut negara heterogen karena setiap pulau dan provinsi / wilayah di Indonesia memiliki etnis, bahasa, dan budaya yang berbeda. Heterogen ini juga bisa dilihat dari banyaknya jenis makanan Indonesia. Setiap provinsi / daerah dari utara ke selatan, timur ke barat memiliki variasi makanan yang berbeda. Selain hidangan utama, orang Indonesia juga suka makan makanan ringan yang di Indonesia sering disebut “gorengan” atau kue. Pada artikel kali ini kami akan membahas aneka kue basah yang ada di Indonesia.

Kue lebih sering dikukus daripada dipanggang dan biasanya memiliki rasa manis, tetapi ada juga yang gurih. Kue dikategorikan di bawah jajanan pasar dan gorengan diklasifikasikan sebagai makanan jalanan. Berikut ini beberapa jenis kue tradisional, gorengan dan camilan Indonesia lainnya:

  1. Wingko

Kue kelapa tradisional ini biasanya dikaitkan dengan Jawa, lebih tepatnya wilayah Lamongan dan kota kecil Babat. Meskipun bahannya bervariasi, biasanya dibuat dengan tepung beras, kelapa parut, dan santan segar. Biasanya berbentuk bundar, meskipun ukurannya bisa berbeda. Wingko biasanya dijual oleh pedagang kaki lima, penjual keliling, atau di kereta, tetapi juga dapat ditemukan di toko-toko khusus.

  1. Kue putu

Biasanya dijual oleh pedagang kaki lima, kue kukus ini dibuat dengan tepung beras ketan yang dibumbui dan diwarnai dengan daun pandan. Campuran ini secara tradisional dikukus dalam tabung bambu, sedangkan bagian tengahnya diisi dengan gula aren. Saat dikukus, kue biasanya ditaburi dengan kelapa parut segar. Kue putu dan varietas serupa dari camilan berwarna hijau yang enak ini juga ditemukan di Malaysia dan Filipina, dan beberapa percaya bahwa mereka mungkin terinspirasi oleh puttu camilan serupa yang berasal dari India.

  1. Dadar gulung

Dadar Gulung adalah kue tradisional dari Indonesia. kue ini terbuat dari kelapa parut dengan gula kelapa yang dibungkus dengan telur dadar tipis yang terbuat dari tepung beras. Dadar gulung biasanya berwarna hijau atau kuning putih.

  1. Bika ambon

Bika Ambon adalah kue khas dan populer dari Medan, Sumatera Utara. Meskipun namanya mengandung kata “Ambon” nama satu provinsi di Indonesia, kue ini hanya dapat Anda temukan di Medan terutama di daerah Petisah. Itu terbuat dari bahan-bahan seperti tapioka, tepung sagu, ragi dan santan. Bika Ambon memiliki tekstur kenyal yang unik sebagai hasil ragi yang menghasilkan lubang-lubang. Kue umumnya dijual dalam rasa pandan, meskipun sekarang tersedia juga rasa lain seperti pisang, durian, keju, cokelat.

  1. Lemper

Lemper adalah salah satu kue tradisional Indonesia yang terbuat dari beras ketan diisi dengan ayam, ikan atau abon dan dibungkus dengan daun pisang. Rasanya seperti Anda makan nasi tetapi dalam porsi kecil dan berbau daun pisang.

  1. Lupis

Lupis adalah camilan asli dari Indonesia dan terbuat dari beras ketan yang ditutupi dengan daun pisang. Ini memiliki rasa manis karena kelapa yang diberikan dan saus yang terbuat dari gula aren dan air dari daun pandan. Lupis adalah makanan jalanan tradisional Indonesia tetapi saat ini sulit untuk menemukan kue lupis inikarena banyak orang Indonesia membuat ini di rumah.

  1. Nagasari

Nagasari atau kue pisang adalah kue kukus tradisional dari Indonesia yang terbuat dari tepung beras, santan, gula diisi dengan irisan pisang dan dibungkus dengan daun pisang sebelum dikukus. Ini memiliki tekstur lembut, rasa manis dan bau pandan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *