Kesalahan Yang Sering Dilakukan Pasutri Saat Program Hamil

Bisa Lancarkan Persalinan, 7 Olahraga Ini Sangat Tepat Bagi Ibu Hamil

Untuk pasutri yang sedang merencanakan kehamilan melalui program hamil, ada beberapa kesalahan yang kerah. Dilakukan oleh pasangan suami istri, Meski dianggap sepele, kesalahan-kesalahan ini juga mempengaruhi peluang hamil Anda. Meski sudah rajin doa cepat hamil jika kebiasaan ini gak dihilangkan akan terasa percuma. 

Oleh sebab itu, ada baiknya perhatikan lagi seperti apa kebiasaan dan aktiviat sehari-hari, termasuk kebiasaan pada saat berhubungan intim. Berikut, artikel ini akan mengulas beberapa kesalahan yang sering dilakukan dan sebaiknya dihindari demi meningkatkan kehamilan. 

Hubungan Intim yang Tidak Teratur

Salah satu kesalahan itama yang dilakukan oleh pasangan suami istri saat program hamil  adalah jadwal hubungan intim yang tidak teratur.

Faktanya perlu juga dipahami bahwa melakukan hubungan intim senelum dan selama masa ovulasi adalah waktu terbaik untuk proses konsepsi. 

Sebagian besar pasangan suami istri justru melewatkan waktu yang tepat ini sehingga peluang hamil justru menjadi stagnana atau bahkan menurun.  Untuk menghindari kesalahan ini, coba untuk melakukan hubungan intim sekitar 2-3 kali seminggu. Ini guna mendapatkan peluang yang lebih besar untuk berada di waktu yang tepat dibandingkan jika Ada melakukannya sekali saja dalam seminggu.

Menunda Cek ke Dokter

Jangan anggap remeh pentingnya berkonsultasi ke dokter saat merencanakan program hamil. Terutama jika Mama dan Papa berusia di bawah 35 tahun dan belum kunjung dikaruniai momongan setelah menikah minimal satu tahun. Apabila kondisis tersbut sudah terjadi, sudah saatnya untuk segera cek ke dokter spesialis fertilitas. Dan natinya akan dilakukan beberpaa pemeriksaan khusus, guna mengetahui apa penyebabnya.

Saat melakukan kunjungan ke dokter, usahkan untuk datang berdua dnegan suami. Supaya pemeriksaan yang dilakukan bisa benar-benar menyeluruh pada kedua belah pihak. Keridak suburban seringkali dianggap sebagai kesalahan dari pihak perempuan, padahal natanya tidak selalu demikian.

Menjalani Gaya Hidup Tidak Sehat

Penting untuk dicatat jika kesehatan mama dan Papa memainkan peran penting dalam menentukan peluang hamil. Oleh sebab itu, menerapkan gaya hidup sehat pun menjadi perlu diutamakan. Jauhi kebiasaan0kebiasaan seperti pola makan yang tidak sehat, meroko, serta konsumsi alcohol dan obat obatan terlarang. Bukan hanya itu saja, tetap rileks juga penting lho. Sebab stress dan depresi nyatanya juga dapat mempengaruhi peluang kesuburan, jadi demi keberhasilan program hamil, jangan lupa untuk mengubah pola hidup pasangan suami istri sehari hari. 

Fokus Hanya Pada Satu Posisi Saja

Tidak sedikit pasangan suami istri yang berpikiran bahwa hanya satu atau dua posisi saja yang lain dianggap kurang berpengaruh. Juga diyakini bahwa setelah berhubungan intim, istru harus menjaga pinggulnya tetap dalam posisi tinggi. Padahal kenyataanya setelah ejakulasi, sperma mampu berenang dengan sendirinya menuju serviks dan memasuki saluran tuba (Tuba Fallopi)

Sampai saat ini pun belum ada pembuktian ilmiah yang menyebutkan jika satu posisi tertentu bisa membantu peluang hamil. Alih laih bertahan pada satu posisi saja saat melakukan hubungan intim, cobalah beberapa posisi lainnya juga. Selain membuat sesi bercinta yang lebih menyenangkan. Rileks saat bercinta juga bisa mencegah kebosanan. 

Tidak Memanfaatkan Masa Subur

Banyak pasangan suami istri yang tidak menyadari bahwa waktu terbaik untuk melakukan hubungan intim adalah 3-5 hari sebelum ovulasi dan pada hari ovulasi. Melakukan hubungan intim selama periode waktu ini akan membantu meningkatkan peluang hamil Anda.